Menu Close

Industri Otomotif Asean Berkembang Laju

“Pulihnya industri otomotif ini akan bertahap. Tetapi, tergantung hal ekonomi negara pun ya, ” tutupnya. Djoko mengatakan, hal ini tercermin dari lesuhnya penjualan mobil baru secara kuartalan maupun tahunan baik untuk pasar dalam negeri maupun buat ekspor.

Menurutnya, produsen kendaraan sanggup melakukan ekspor saat ada investasi yg menggerakkan industri hingga menghasilkan produk dalam berdaya saing. “Kemarin sudah ada ekspor dari Toyota, Suzuki, dan Yamaha Engine. Semua itu kan investasi dulu baru ekspor. Karena kapasitasnya rata-rata sudah optimum, ” ujarnya. Dalam Januari-Oktober 2018, industri otomotif di Philippines mengekspor kendaraan roda dua dengan complete nilai sebesar USD1, 3 miliar. Sementara terkait industri otomotif, Airlangga menyatakan pemerintah terus merancang kebijakan pemberian insentif fiskal yang lebih memikat untuk menggairahkan iklim usaha. “Misalnya, buat industri otomotif, kami mengusulkan harmonisasi contrat dan revisi gedenya PPnBM, ” ujarnya. Penjualan ritel kendaraan MPV masih menyumbang pangsa pasar terkuat dengan persentase sekeliling 35% diikuti segmen sport utility automobile 14%. Di samping itu ada segmen kendaraan truk komersial dan pick-up yang terus menggeliat sepanjang 2018 dengan kontribusinya sekitar 10% -12% seiring pembangunan infrastruktur.

Menurut data, pemasaran industri mobil baru ritel tercatat turun sebesar 46 persen year on 12 months menjadi 407 ribu unit di bulan sembilan. Secara keseluruhan penurunan terbesar didominasi segmen mobil anyar penumpang sebesar forty eight persen y/y menjadi 304 ribu product, diikuti segmen mobil baru komersial turun 41 persen 12 months on year akhirnya menjadi 103 ribu device.

perkembangan bisnis otomotif di indonesia

“Sekarang penurunan daya beli penduduk jauh sekali. Jamaah jadi berfikir 2 kali buat tumbas produk otomotif seperti mobil kan. Jadi pada 2021 nanti masih stagnan untuk industri otomotif ini, ” ujar dia saat dihubungi Merdeka. com, Rabu (11/11/2020). Pengamat transportasi elderly sekaligus Ketua Aspek Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Dalam negri Djoko Setijowarno menilai kinerja industri otomotif masih stagnan sehingga tahun depan. Operasi industri otomotif dapat terhenti jika pemasaran dan produksi tidak kembali normal.

“Pernyataan Presiden Jokowi bahwa sekalipun Covid-19 ada, tapi pembangunan infrastruktur tetap sarana, ini merupakan sinyal bagus dari pemerintah untuk industri otomotif nasional, ” katanya. REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Industri otomotif nasional dalam masa pandemi Covid-19 dinilai masih tetap prospektif. Ini terlihat dari menggeliatnya balik volume penjualan, pembangunan infrastruktur, yang terus dilakukan, dan masih tingginya kapasitas produksi dengan didukung populasi kelas menengah. Pemerintah mendukung pengembangan industri tersebut termasuk perdagangan dalam negeri serta ekspor, ” katanya.